Langsung ke konten utama

Pengalaman kerja

Assalamu'alaikum Wr, Wb. Hallo perkenalkan nama saya Muhammad Shahril Rifa'i bisa dipanggil fa'i, saya Tinggal di Boyolali, kec, Tamansari, desa Keposong, Rt05 Rw03. Sedikit pengalaman kerja saya pertama, seusai lulus sekolah saya tidak langsung kerja akan tetapi saya diminta untuk Mengabdi atau berkhidmat disuatu pondok karena kebetulan saya lulusan dari pesantren, setahun saya berkhidmat dipondok pesantren miftahul Huda disana pekerjaan saya yaitu menjadi pengurus kamar anak-anak dari kelas SMP dan mengajar Bahasa ketika sore hari, akan tetapi tidaklah mudah pada masa-masa itu karena salah satu tugas saya yaitu diminta untuk membentuk lingkungan yang Berbahasa Arab dan Inggris, dan tidak pula meninggal tradisi bahasa kromo disana, akan tetapi pada waktu itu disana masih sangat besic sekali bahasa kromonya, jadi kebanyakan masih banyak yang berpegang teguh untuk Berbahasa kromo, dan pengalaman kedua yaitu saya pernah bekerja sebagai tenaga tukang diproyek, waktu itu saya ikut kerja jadi tenaga kuli bangunan dikaranganyar dikarena ekonomi yang sangat mendesak membuat saya untuk bekerja dikaranganyar waktu itu pas rame" Corona dan kuliah online, tepatnya ketika bulan puasa tahun kemaren nya lagi. Dengan gaji 60 ribu jika sampe sore, jika lembur sampai jam 9 malam digaji 90 ribu. Pahitnya waktu itu ketika bulan puasa, pas awal kerja hari pertama dan kedua masih kuat untuk puasa akan tetapi selanjut tak kuat puasa  karena berkerja dibawah terik matahari siang siang, tetapi semuanya aku jalanin seberusaha mungkin dengan ikhlas dan ambil Hikmahnya sekaligus menjadikannya suatu pengalaman. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH SEJARAH AGAMA KRISTEN(NILA LAELUL M.)

Sejarah Agama Kristen Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Sejarah Agama-Agama. Dosen Pengampu: Drs. Taufiqul Mu’in, M.Ag. Disusun oleh: Inka puji prastika (53040180053) Nila laelul munasiroh (53040180055) BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS USHULUDIN, ADAB DAN HUMANIORA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA TAHUN 2020 KATA PENGANTAR Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya kami mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi Mata Sejarah Agama-Agama. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang sejarah munculnya agama kristen. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi, dan referensi. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan baik. Dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan...

MAAF INI PENULISNYA SIAPA YA

Kemalasan dapat disebut sebagai keengganan untuk bekerja atau menggunakan energi untuk melakukan suatu aktivitas. Kemalasan seringkali datang dalam bentuk sikap suka menunda-nunda, yang lama-kelamaan bisa berkembang menjadi benar-benar enggan mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawab. Jika rasa malas ini tidak dilawan, tentunya akan membuat sifat ini makin sulit dihilangkan yang berimbas pada menurunnya produktivitas. وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakannya  kepadakamu apa yang telah kamu kerjakan. Agama Islam melarang umatnya untuk bermalas-malasan, hal tersebut sesuai dengan surat Al-Insyiroh ayat ke 7-8 فَإِذَا فَرَغ...

Nila Laelul Munasiroh (055) Tentang aku dan covid-19

Nama : Nila Laelul Munasiroh NIM :53040180055 Kelas: BSA B (UTS KEWIRAUSAHAAN) Narasi tentang covid 19 Melihat berita bahwa beberapa sekolah diliburkan hatiku merasa gelisah tak karuan, karena aku sendiri belum mendapat kabar tersebut dari kampusku. Beberapa saat kemudian kabar libur pun datang, awalnya aku merasa senang. Berbondong-bondong untuk kembali ke kampung halaman tanpa memikirkan kabar esok hari yang akan datang. Saat belum ada himbauan, Magelang belum termasuk zona merah. Tapi setelah itu paradoks, semuanya pun menyesuaikan. Ditambah tugas yang terus menerus berdatangan, tugas di luar pemahaman dan kesiapan yang dirasa menyulitkan. Libur karena covid 19 ternyata begini rasanya, covid 19 yang merupakan virus baru yang memiliki gejala seperti penyakit biasa seperti batuk, pilek, pusing, dan lain-lain, membuat kami para pelajar, pekerja, ataupun yang lain harus merasakan libur yang tidak seharusnya kami rasakan. Bagaimana tidak seperti itu? S...