Langsung ke konten utama

Pendapat Mariatul Tentang penyakit Covid-19



1. a.  Pendapat saya tentang penyakit Covid-19 ini adalah penyakit ini sangatlah meresahkan masyarakat, membuat masyarakat kesulitan dalam beraktivitas, membuat panik wilayah Indonesia bukan hanya Indonesia saja bahkan  membuat panik seluruh dunia. Dan mungkin akan membuat pendapatan seseorang berkurang. Banyak peraturan yang dalam berlalu lintas kemudian beberapa Masjid atau tembat beribadah tidak bisa di gunakan sampai masyarkat Indonesia melaksanakan sholat jum’at harus di rumah masing-masing.
Bahkan ada Sebagian saudara kita sebagai warga negara Indonesia mengalami kematian. Dan bahkan ada beberapa dokter yang menanggulangi penyakit covid-19 ini juga mengalami kematian, sungguh luar biasa,sungguh  besar jasa para dokter, perawat, semuanya yang menanggulangi penyakit covid-19 ini.
b. cara meghindari virus corona kita dianjurkan untuk menjaga jarak fisik dengan sesamanya untuk meminimalis resiko terkenanya virus corona, kita juga dianjurkan untuk memcuci tangan dengan mengunakan sabun hingga bersih, kita juga dianjurkan untuk tidak berjabat tangan, kita dianjurkan untuk memakai masker saat keluar rumah, tidak diperbolehkan berkumpul dengan banyak orang atau kita harus berjaga jarak, dan untuk saat ini kita di anjurkan untuk tetap tinggal dirumah, berdiam dirumah, dengan berdiam dirumah kita sudah membantu menyebarnya virus corona. Dan kita sebagai pelajar juga dianjurkan untuk belajar di rumah untuk mencegah virus corona ini. Dan kita harus melaksanakan apa yang diperintahkan oleh pemerintah untuk kita teteap di rumah karena untuk kemaslahatan kita Bersama, untuk Kesehatan kita Bersama, untuk kepedulian kita terhadap sesama, terhadap saudara-saudara kita sebagai warga Indonesia.
2. Manfaat wirausaha sendiri memberikan contoh bagaimana bekerja keras, bisa merasakan bagaimana menjadi pekerja keras, mencari uang sendiri, memdidik kita agar menjadi orang yang mandiri, jujur dalam bekerja, melatih kesabaran kita. Mempunyai rasa tekun dan mempunyai tekat untuk berkembang. Membuat dan memperluas kesempatan kerja jadi dengan adanya ini mengrangi pebngangguran yang ada di sekitar kita. Memgerti apa yang harus kita tanggung atau apa resiko kita dan tanggung jawab kita. Dan sebagai wirausahawan kita di tuntut untuk tidak boros. Karena itu sebagai wirausahawan harus bisa mengatur pendapatan dan pengeluaran. Mendapat pendapatan yang tidak menentu, karena pendapatan tersebut didapatkan sesuai dengan fluktuasi dari permintaan pelanggan yang datangnya tidak tepat.
3. Dalam berwirausaha pasti adanya keterlambatan pengiriman bahan baku produksi begitu juga dengan ekspor yang bertahan di beberapa titik kaadanya covid-19 ini, Membuat pedadang-pedagang sulit untuk mendapatkan pendapat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari begitu pula dengan konsumen. Dan banyak pariwisata sould out akibat adanya virus corona ini. Dan kita kesusahan dalam bertemu pelanggan atau pembeli dalam via online karena adanya virus corona ini.
4. Peluang bisnis yang saya ambil selama adanya covid-19 adalah jualan online dan hanya memanfaatkan handpone dan berdiam diri di rumah, dengan begitu meskipun penghasilan hanya pas-pas an. Akan tetapi kita juga harus menjaga Kesehatan kita, dengan mematuhi apa yang diperintahkan oleh pemerintah, Maka bersyukurlah kita yang senantiasa masih diberikan Kesehatan dan kenikmatan yang masih kita rasakan.


Mariatul Luthfi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH SEJARAH AGAMA KRISTEN(NILA LAELUL M.)

Sejarah Agama Kristen Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Sejarah Agama-Agama. Dosen Pengampu: Drs. Taufiqul Mu’in, M.Ag. Disusun oleh: Inka puji prastika (53040180053) Nila laelul munasiroh (53040180055) BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS USHULUDIN, ADAB DAN HUMANIORA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA TAHUN 2020 KATA PENGANTAR Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya kami mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi Mata Sejarah Agama-Agama. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang sejarah munculnya agama kristen. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi, dan referensi. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan baik. Dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan...

MAAF INI PENULISNYA SIAPA YA

Kemalasan dapat disebut sebagai keengganan untuk bekerja atau menggunakan energi untuk melakukan suatu aktivitas. Kemalasan seringkali datang dalam bentuk sikap suka menunda-nunda, yang lama-kelamaan bisa berkembang menjadi benar-benar enggan mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawab. Jika rasa malas ini tidak dilawan, tentunya akan membuat sifat ini makin sulit dihilangkan yang berimbas pada menurunnya produktivitas. وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakannya  kepadakamu apa yang telah kamu kerjakan. Agama Islam melarang umatnya untuk bermalas-malasan, hal tersebut sesuai dengan surat Al-Insyiroh ayat ke 7-8 فَإِذَا فَرَغ...

Nila Laelul Munasiroh (055) Tentang aku dan covid-19

Nama : Nila Laelul Munasiroh NIM :53040180055 Kelas: BSA B (UTS KEWIRAUSAHAAN) Narasi tentang covid 19 Melihat berita bahwa beberapa sekolah diliburkan hatiku merasa gelisah tak karuan, karena aku sendiri belum mendapat kabar tersebut dari kampusku. Beberapa saat kemudian kabar libur pun datang, awalnya aku merasa senang. Berbondong-bondong untuk kembali ke kampung halaman tanpa memikirkan kabar esok hari yang akan datang. Saat belum ada himbauan, Magelang belum termasuk zona merah. Tapi setelah itu paradoks, semuanya pun menyesuaikan. Ditambah tugas yang terus menerus berdatangan, tugas di luar pemahaman dan kesiapan yang dirasa menyulitkan. Libur karena covid 19 ternyata begini rasanya, covid 19 yang merupakan virus baru yang memiliki gejala seperti penyakit biasa seperti batuk, pilek, pusing, dan lain-lain, membuat kami para pelajar, pekerja, ataupun yang lain harus merasakan libur yang tidak seharusnya kami rasakan. Bagaimana tidak seperti itu? S...