Langsung ke konten utama

Nur Fauziatuz Zulfa 53040180038

Nama : Nur Fauziatuz Zulfa
NIM : 53040180038
Makul : Kewirausahaan
Prodi : Bahasa dan Sastra Arab

COVID 19 merupakan virus yang ditemukan di sekitar akhir tahun 2019 sampi awal 2020. Virus ini ditemukan pertama kali oleh ahli mikrobiologi Ali Mohamed Zaki jauh sebelum virus ini dikonfirmasi oleh WHO.  Kasus virus corona terkait kelelawar bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya pada 2013, Ali sempat menemukan virus corona yang punya kaitan dengan hewan mamalia tersebut, hCoV-EMC.
Menurut saya, virus ini sangat mematikan bagi siapa saja yang sudah terjangkit. Menurut beberapa sumber yang pernah saya baca, bahwa virus ini bisa saja membunuh seseorang dalam kurun waktu kurang dari 14 hari bila tidak segera ditangani. Jika tidak segera melakukan isolasi maka akan banyak sekali orang yang terjangkit secara cepat. Paling tidak lebih dari 10 orang terjangkit virus tersebut secara cepat. Menurut info yang saya baca dari website WHO, Virus corona bisa menular dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang dengan COVID-19 batuk atau buang nafas. Tetesan ini mendarat pada benda dan permukaan di sekitar orang tersebut. Orang lain kemudian menangkap COVID-19 dengan menyentuh benda atau permukaan itu, kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut mereka.
Cara pencegahan virus corona adalah :
Cuci tangan secara teratur menggunakan sabun atau alkohol. Karena mencuci tangan dengan sabun dan air / menggunakan gosok tangan berbasis alkohol dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan.
Jika verada di dalam keramaian, usahakan jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, karena jika terlalu dekat bisa jadi kita menghirup tetesan air, termasuk COVID-19 jika orang tersebut menderita batuk.
Pastikan kita jika di keramaian mengikuti kebersihan pernapasan yang baik. Ini berarti menutupi mulut dan dan hidung dengan siku tertekuk saat batuk atau bersin.
Jika merasa tidak sehat sebaiknya kita tetap berada di rumah. Jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernafas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu.
Ikuti perkembangan hotspot COVID-19 terbaru.
Dampak positif/manfaat dari adanya virus corona dalam berwirausaha. Mungkin ada beberapa keuntungan bagi mereka yang berwirausaha di beberapa usaha tertentu terutama yang berkaitan dengan medis. Seperti penjual masker yang kini pastinya sangat banyak di cari oleh warga. masker sendiri di klaim sebagai barang pelindung diri agar melindungi kita dari tetesan air yang keluar dari mulut. Hal ini kerap terjadi saat seseorang sedang berbincang dengan orang lain. Bagi penjual hand sanitizer pastinya termasuk ke dalam barang yang saat ini banyak di cari orang-orang. Tuntutan untuk tetap bersih dan higienis memaksa masyarakat untuk membekali mereka dengan hand sanitizer, agar bisa membersihkan tangan mereka dimana saja dan kapan saja. sayangnya, hal ini malah dijadikan peluang untuk orang-orang dengan membeli dan menimbun hand sanitizer dalam jumlah banyak. Setelah itu, penjual akan menjualnya dengan harga yang sangat mahal. Hal ini sudah termasuk sebagai tindakan criminal yang dilarang oleh Negara dan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan undang-undang no. 7 tahun 2014, sama dengan yang telah dijelaskan diatas. Penjaul rempah-rempah juga termasuk di dalam list penjual yang diuntungkan dalam dampak positif virus corona. Anjuran untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan meminum minuman rempah-rempah juga mempengaruhi masyarakat. Tak pelak, rempah-rempah seperti jahe, temulawak dan gingseng juga di buru orang-orang. Bahan-bahan inimenjadi ramuan minuman yang dapat membantu mereka untuk tetap fit dalam masa-masa genting saat ini.
Dampak madhorot/negatifnya bagi wirausaha cukup banyak. Seperti di larangnya menyelenggarakan event/pertemuan di atas 30 orang, naiknya harga bahan baku, anjuran work from home/kerja dari rumah dan anjuran untuk social distancing.  Dari sini bisa dilihat bahwa di pasar-pasar traditional sekarang bagi para penjual di sana sangat terasa. Seperti sepinya pelanggan yang tidak seperti biasa yang otomatis sangat berpengaruh terhadap penghasilan bagi para penjual. Ini juga berdampak negatif bagi pekerja yang kerja di sebuah perusahaan yang mana mereka bisa saja terkena PHK. Namun untuk wfh/kerja dari rumah mungkin berbeda jika dilakukan oleh subsektor aplikasi dan permainan atau yang berhubungan dengan digital seperti animasi, DKV dan lain-lain.
Bagi saya sendiri peluang bisnis yang di dapat sebenarnya banyak. Tetapi saya sendiri belum berani untuk terjun ke dunia wirausaha online karena belum berani menerima resiko yang ada. Dan saya sendiri tinggal di desa dan sedikit demi sedikit bantú membuat keranjang ikan yang dijual ke juragan keranjang. Dan efek dari virus ini menjadikan saya bisa menghasilkan jumlah keranjang yang tidak seperti biasa yang sedikit bisa lebih banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH SEJARAH AGAMA KRISTEN(NILA LAELUL M.)

Sejarah Agama Kristen Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Sejarah Agama-Agama. Dosen Pengampu: Drs. Taufiqul Mu’in, M.Ag. Disusun oleh: Inka puji prastika (53040180053) Nila laelul munasiroh (53040180055) BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS USHULUDIN, ADAB DAN HUMANIORA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA TAHUN 2020 KATA PENGANTAR Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya kami mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna memenuhi Mata Sejarah Agama-Agama. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang sejarah munculnya agama kristen. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi, dan referensi. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan baik. Dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan...

MAAF INI PENULISNYA SIAPA YA

Kemalasan dapat disebut sebagai keengganan untuk bekerja atau menggunakan energi untuk melakukan suatu aktivitas. Kemalasan seringkali datang dalam bentuk sikap suka menunda-nunda, yang lama-kelamaan bisa berkembang menjadi benar-benar enggan mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawab. Jika rasa malas ini tidak dilawan, tentunya akan membuat sifat ini makin sulit dihilangkan yang berimbas pada menurunnya produktivitas. وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasulnya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakannya  kepadakamu apa yang telah kamu kerjakan. Agama Islam melarang umatnya untuk bermalas-malasan, hal tersebut sesuai dengan surat Al-Insyiroh ayat ke 7-8 فَإِذَا فَرَغ...

Nila Laelul Munasiroh (055) Tentang aku dan covid-19

Nama : Nila Laelul Munasiroh NIM :53040180055 Kelas: BSA B (UTS KEWIRAUSAHAAN) Narasi tentang covid 19 Melihat berita bahwa beberapa sekolah diliburkan hatiku merasa gelisah tak karuan, karena aku sendiri belum mendapat kabar tersebut dari kampusku. Beberapa saat kemudian kabar libur pun datang, awalnya aku merasa senang. Berbondong-bondong untuk kembali ke kampung halaman tanpa memikirkan kabar esok hari yang akan datang. Saat belum ada himbauan, Magelang belum termasuk zona merah. Tapi setelah itu paradoks, semuanya pun menyesuaikan. Ditambah tugas yang terus menerus berdatangan, tugas di luar pemahaman dan kesiapan yang dirasa menyulitkan. Libur karena covid 19 ternyata begini rasanya, covid 19 yang merupakan virus baru yang memiliki gejala seperti penyakit biasa seperti batuk, pilek, pusing, dan lain-lain, membuat kami para pelajar, pekerja, ataupun yang lain harus merasakan libur yang tidak seharusnya kami rasakan. Bagaimana tidak seperti itu? S...